Model - Model Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Menurut Pakar

Sebagaimana kita semua pahami bahwa Pelaksanaan Penelitian tindakan kelas adalah suatu pekerjaan yang menuntut ketelitian dalam pelaksanaanya. Oleh karena itu dalam pelaksanaannya membutuhkan teknik yang tepat dan akurat agar tujuan yang kita harapkan dapat terlampaui, sehingga dalam penerapannya kita membutuhkan model atau bentuk yang paling mendekati/ sesuai dengan tujuan yang akan kita capai tersebut.

Dan pada posting kali ini akan saya paparkan beberapa model Penelitian tindakan kelas yang dikemukakan oleh para pakar pendidikan dan bisa kita jadikan acuan saat kita mau melakukan penelitian tindakan kelas. Namun sebelum kita lihat lebih jauh tentang model PTK tersebut, mari kita lihat terlebih dahulu model PTK secara universal.

Secara umum Terdapat empat tahapan penting untuk setiap Pelaksanaan PTK yaitu : 1). perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan (observasi), dan (4) refleksi.
Dari keempat tahapan tersebut dapat digambarkan seperti bagan berikut:


Bila kita perhatikan bagan diatas maka, tampak bahwa penelitian Tindakan kelas merupakan proses perbaikan secara terus menerus dari suatu tindakan yang masih mengandung kelemahan sebagaimana hasil refleksi menuju ke arah yang semakin baik.

Lihat Juga : Panduan Mengelola Website Sekolah

Sedangkan model penelitian tindakan menurut para ahli (Model Kurt Lewin; dan John Elliot) seperti pada urain singkat berikut:


Model PTK menurut Kurt Lewin yang ditafsirkan oleh Kemmis mencakup langkah-langkah menemukan gagasan awal yang dilanjutkan dengan menemukan fakta-fakta (recoinnaissance) yang selanjutnya fakta tersebut dianalisis untuk menentukan masalah dan prioritas untuk dicari pemecahanya. Langkah selanjutnya adalah menetapkan rencana umum berupa kerangka pemecahan masalah untuk ditindaklanjuti dalam tindakan pemecahan masalah. Setiap tindakan terus menerus dimonitoring kemudian dievaluasi atas tindakan yang dilakukan untuk merencanakan implementasi tindakan berikutnya. Gambaran bagan desain PTK menurut Lewin sebagai berikut.


2. Model menurut John Elliot

Desain PTK menurut Elliot dapat Anda lihat seperti bagan berikut

Jika kita amati bagan siklus di atas, maka Model Elliot tampak lebih rinci jika dibandingkan dengan model Kurt Lewin yang telah dikemukakan sebelumnya, karena di dalam setiap siklus dimungkinkan terdiri dari beberapa tindakan, yaitu antara tiga sampai lima tindakan. Sementara itu setiap tindakan kemungkinan terdiri atas beberapa langkah yang terealisasi dalam bentuk kegiatan pembelajaran.

Inilah sedikit tentang model Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bisa saya sampaikan semoga bermanfaat. Dan jika berkenan tinggalkan komentar

Untuk mendapatkan gambaran lebih jelas mengenai Model PTK baca juga Tahapan pelaksanaan PTK

Seorang Pengajar Pada Sekolah Menengah Atas Di Jawa Tengah dan Penulis Free line Pada Blog.. Blog ini sebagai wujud sumbangsih pada dunia Pendidikan dan sebagai langkah nyata dalam membantu dan melengkapi sumber referensi bagi siapapun yang membutuhkannya. Siap Berbagi, Siap Belajar, dan Pembelajaran

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »