Format Laporan Penelitian Tindakan (PTK, PTS dan PTSW)

Pada posting kali ini saya akan mencoba mengulas tentang format laporan penelitian tindakan, walaupun saya yakin sudah banyak artikel atau postingan yang mengulas tentang hal ini. Namun paling tidak hal ini bisa melengkapi khasanah kajian tentang format laporan penelitian tindakan yang akan teman dan sahabat semua susun setelah selesai melakukan penelitian tindakan, entah itu penelitian tindakan sekolah (PTS) atau penelitian tindakan Kelas (PTK) dan lainnya.
Format Laporan PTK
Semua laporan penelitian tindakan adalah sama, baik penelitian tindakan kelas (PTK), penelitian tindakan sekolah (PTS) maupun Penelitian tindakan sekolah se-wilayah (PTSW). Format laporannya terdiri dari lima bab yaitu

BAB I merupakan bagian awal dari laporan, namanya pendahuluan.

BAB II adalah hasil kajian teori yang mendukung terlaksananya penelitian, dan disebut kajian pustaka. Disebut kajian pustaka bukan kajian teori karena yang termuat di dalam bab ini, bukan hanya teori yang diambil dari buku – buku teori, melainkan dapat berasal dari media massa, internet dan lainnya.

BAB III adalah metodologi penelitian atau metode penelitian.

BAB IV berisi hasil penelitian, memuat segala hal yang di dapat oleh peneliti, seperti data dan analisis data, pembahasan serta ringkasan hasil

BAB V berisi kumpulan simpulan yang diperoleh dari rangkaian fokus setiap jawaban dari rumusan masalah. Disamping itu juga dicantumkan saran – saran yang relevan dan terkait langsung dari setiap simpulan. Ibarat sebuah tubuh dari ujung rambut sampai ujung kaki.

Untuk memahami lebih jauh mengenai masing - masing BAB , baca terus penjelasan di bawah ini sampai selesai.

A. Laporan untuk BAB I sampai BAB III

BAB I

Latar belakang masalah dalam suatu laporan penelitian, memang ditulis paling dahulu. Secara mudah dijelaskan bahwa peneliti yang akan melakukan penelitian tentu didorong sesuatu yang mengganggu ketenangan hatinya.
Permasalahan dalam penelitian dibahas pada BAB I, yaitu latar belakang masalah.

Bagian kedua adalah rumusan masalah. Misalnya dalam penelitian tersebut ada empat hal yang dipertanyakan, ke empat permasalahan penelitian itu menyangkut 1) Keaktifan siswa, 2) Motivasi siswa, 3) suasana kelas dan 4) hasil belajar.

Bagian ketiga adalah tujuan penelitian, diibaratkan anggota tubuh antara rumusan masalah dan tujuan penelitian adalah mata kiri dan mata kanan maka harus simetris jangan juling. Artinya dalam penelitian tujuan penelitian tidak boleh menyimpang dari rumusan masalah.

Bagian keempat manfaat penelitian, ibarat anggota tubuh yang lain, diumpamakan sebagai hidung, ingat hidung adalah alat bernapas, yaitu tempat kita menggantungkan hidup. Sehingga manfaat penelitian menjadi bagian yang sangat penting dari suatu penelitian.

BAB II

Bab ini berfungsi mendukung penelitian seluruhnya sehingga harus banyak, kalau diibaratkan BAB II ini seperti daerah dibawah hidung sampai dengan dagu. Dalam Bab ini memuat Kajian pustaka dalam penelitian.

BAB III

Dalam bab ini berisi mengenai metode atau pendekatan yang digunakan dalam penelitian, jika diibaratkan bagian ini seperti leher, coba bayangkan jika tubuh kita tanpa leher, siapa yang menyangga kepala kita?

B. Laporan untuk BAB IV

Laporan dalam BAB IV merupakan bagian terbesar dibanding dengan bagian lainnya, dalam Bab in yang berjudul Laporan Penelitian adalah milik peneliti sepenuhnya, karena berisi hasil yang diperoleh dari kegiatan penelitiannya.

Biasanya orang yang membaca laporan penelitian, ingin tahu apa yang diperoleh peneliti dari pekerjaan penelitiannya.

Kalau diibaratkan sebuah tubuh, BAB IV ini adalah badan dan perut, dimana pada bagian ini terdapat empat bagian yang terdiri dari :

1. Data hasil penelitian yang terkait dengan rumusan masalah ke satu, berisi :

a) sajian data mentah tentang rumusan masalah ke satu,
b) Analisis data tentang rumusan masalah ke satu,
c) Pembahasan tentang rumusan masalah ke satu
d) Kesimpulan singkat tentang rumusan masalah kesatu

2. Data hasil penelitian yang terkait dengan rumusan masalah ke dua, berisi

a) sajian data mentah tentang rumusan masalah ke dua,
b) Analisis data tentang rumusan masalah ke dua,
c) Pembahasan tentang rumusan masalah ke dua
d) Kesimpulan singkat tentang rumusan masalah kedua

3. Data, hasil penelitian yang terkait dengan rumusan masalah ke tiga

a) sajian data mentah tentang rumusan masalah ketiga,
b) Analisis data tentang rumusan masalah ketiga,
c) Pembahasan tentang rumusan masalah ke tiga
d) Kesimpulan singkat tentang rumusan masalah ketiga

4. Data hasil penelitian yang terkait dengan rumusan masalah keempat

a) sajian data mentah tentang rumusan masalah ke empat,
b) Analisis data tentang rumusan masalah ke empat,
c) Pembahasan tentang rumusan masalah keempat
d) Kesimpulan singkat tentang rumusan masalah keempat

Secara singkat untuk BAB IV ini Berisi data tentang Hasil Penelitian untuk menjawab Rumusan Masalah yang tertera pada BAB I.

C. Laporan untuk BAB V

Bagian ini adalah merupakan bagian terakhir dari laporan penelitian tindakan, maksudnya bahwa dalam Bab V ini merupakan kesimpulan yang berisi tentang jawaban dari pertanyaan yang disebutkan dalam rumusan masalah.

Jadi kesimpulan yang tertera dalam Bab V ini harus sesuai dengan keempat rumusan masalah di atas.

Tegasnya nomor – nomor yang tertera dari kesimpulan ini ,merupakan jawaban dari nomor – nomor yang ada di rumusan masalah.

Kalau kita ibaratkan lagi dengan anggota tubuh maka Bab V ini merupakan kaki kanan dan kiri, keduanya harus simetris sama panjangnya.

Hal ini jika kesimpulan seumpama kaki kanan maka kaki kirinya adalah saran. Dan perlu diingat, bahwa dalam memberi saran harus sesuai dengan kesimpulan yang ada. Jangan seperti sepasang kaki pincang antara kanan dan kiri berbeda.

Misalnya, kalau kesimpulannya berisi tentang keaktifan siswa, maka sarannya juga harus tentang keaktifan. Jika keaktifannya sudah baik, peneliti tinggal menyarankan untuk dilanjutkan. Sebaliknya jika keaktifan siswanya belum baik, kini peneliti harus menyampaikan saran dari pemikirannya, bagaimana harus meningkatkan keaktifan itu.

Jadi dua hal yang harus diingat dalam Bab V ini :

1. Dalam proses penilaian laporan penelitian tindakan, penilai selalu menghubungkan Bab V ini dengan rumusan masalah.

2. Jangan melakukan kesalahan dengan membuat saran yang tidak ada hubungannya dengan kesimpulan. Seperti contoh yang salah ini dalam membuat saran di bawah ini

Misalnya : kesimpulannya, banyak guru yang belum dapat melaksanakan PTK, saran yang ditulis agar para guru banyak diberi penataran atau Bintek agar dapat membuat PTK. Jelas saran yang demikian keliru karena tidak sesuai dengan kesimpulan.
Demikian ulasan tentang Format laporan penelitian tindakan yang dapat saya tulis semoga semakin menambah wawasan dan referensi bagi Sahabat semuanya. Dan untuk ulasan yang lebih dalam mengenai Bab per bab akan saya sampaikan pada posting selanjutnya.

Seorang Pengajar Pada Sekolah Menengah Atas Di Jawa Tengah dan Penulis Free line Pada Blog.. Blog ini sebagai wujud sumbangsih pada dunia Pendidikan dan sebagai langkah nyata dalam membantu dan melengkapi sumber referensi bagi siapapun yang membutuhkannya. Siap Berbagi, Siap Belajar, dan Pembelajaran

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »