BAGAIMANA CARA MENYUSUN PENELITIAN TINDAKAN SEKOLAH (PTS) ?

Bagi Anda yang berkecimpung di dunia pendidikan tentu sudah mengenal dengan jenis – jenis penelitian tindakan, sebagaimana yang diketahui ada dua jenis penelitian tindakan yang dapat dilakukan dilingkungan pendidikan, yaitu : penelitian tindakan kelas (PTK) dan Penelitian Tindakan sekolah (PTS).

Kemmis dan Mc Taggart dalam Zainal Arifin (2012:211) menjelaskan bahwa penelitian tindakan  adalah cara (Individu atau kelompok ) dalam mengorganisasi suatu kondisi sehinggga mereka dapat mempelajari pengalaman mereka dan membuat pengalaman mereka dapat diakses oleh orang lain.

Pada posting kali ini akan di paparkan tentang PENELITIAN TINDAKAN SEKOLAH (PTS), berikut ini pembahasan singkatnya:

 

A.    Apa itu penelitian ?

adalah Upaya pemecahan masalah, menggunakan metode ilmiah

Langkah – langkah Penelitian :

a.       Mendapatkan dan merumuskan masalah,

b.      Mengkaji teori

c.       Mengumpulkan fakta empirik,

d.      Menganalisis temuan fakta untuk pengambilan kesimpulan, dan

e.       menyimpulkan hasil dan mempublikasi hasil penelitiannnya.

 

B.     Penelitian Tindakan

Penelitian tindakan banyak dilakukan baik guru, Kepala Sekolah maupun pengawas

Ø   Bagi guru : Penelitian Tindakan Kelas (PTK)

Ø   Bagi Kepala Sekolah : Penelitian Tindakan Sekolah (PTS)

 

1.      Penelitian bagi Kepala Sekolah :

Difokuskan pada permasalahan yang terkait dengan keilmuan dan praktek tugas manajerial dan akademik sekolah yang merupakan tanggung jawab profesionalnya.

2.      Apa Penelitian Tindakan Sekolah?

Ø  PTS adalah penelitian yang dilaksanakan Kepala Sekolah

Ø  Tujuan : Memecahakan atau mencari model pemecahan

Ø  Langkah : Siklus Penelitian Tindakan

Ø  Masalah : Pengawasan akademik dan pengawasan Manajerial Sekolah

 

3.      Tujuan Penelitian Tindakan Sekolah

Ø  Tujuan : memecahkan permasalahan nyata yang terjadi di dalam sekolah yang dipimpin oleh seorang kepala sekolah

Ø  Sekaligus mencari jawaban ilmiah mengapa hal tersebut dapat dipecahkan dengan tindakan yang dilakukan.

 

4.      CIRI KHUSUS Penelitian Tindakan Sekolah

·         Ada tindakan (action) yang nyata.

·         Tindakan itu dilakukan pada situasi alami dan ditujukan untuk memecahkan permasalahan-permasalahan praktis.

·         Tindakan merupakan sesuatu kegiatan yang sengaja dilakukan dengan tujuan tertentu.

·         Dilakukan dalam rangkaian siklus kegiatan.

 

5.      ETIKA Penelitian Tindakan Sekolah

§  Tidak mengganggu proses pembelajaran yang berjalan di sekolah

§  Jangan menyita banyak waktu (dalam pengambilan data, dll).

§  Masalah yang dikaji harus benar-benar ada dan dihadapi oleh kepala sekolah.,

§  Dilaksanakan dengan selalu memegang etika kerja (minta ijin, membuat laporan, dll).

 

 

Tugas Pokok Kepala

Kegiatan

Bidang Akademik

Memantau

  1. Pelaksanaan pembelajaran/ bimbingan dan hasil belajar siswa
  2. Keterlaksanaan kurikulum tiap mata pelajaran

Menilai

Kemampuan guru dalam melaksanakan proses pembelajaran / bimbingan

Membina

  1. Guru dalam menyusun RPP
  2. Guru dalam melaksanakan prosesd pembelajaran di kelas/ laboratorium/ lapangan
  3. Guru dalam membuat, mengelola dan menggunakan media pendidikan dan  pembelajaran
  4. Guru dalam memanfaatkan hasil penilaian untuk perbaikan mutu pendidikan
  5. Guru dalam mengolah dan menganalisis data hasil penilaian
  6. Guru dalam melaksanakan penelitian tindakan kelas

Melaporkan dan  Tindak Lanjut

Menindaklanjuti hasil-hasil pengawasan akademik untuk meningkatkan kemampuan  profesional

 

Tugas pokok Pengawas

Kegiatan

Bidang Manajerial

Memantau

1.      Pelaksanaan ujian nasional PSB dan ujian sekolah

2.      Pelaksanaan standar nasional pendidikan

Menilai

Kinerja Guru dalam melaksanakan tugas pokok fungsi dan tanggung  jawabnya

Membina

1.      Guru dalam pengelolaan administrasi sekolah

2.      Guru dalam mengkoordinasikan pelaksanaan program bimbingan  konseling

Melaporkan dan Tindak  Lanjut

1.   Menindaklanjuti hasil-hasil pengawasan manajerial untuk  meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan

 

6. Lingkup Penelitian Tindakan Sekolah

Siapa yang ingin ditingkatkan mutunya?

Apa yang akan ditingkatkan....

Tindakan yang akan dilakukan ....

1.      Guru dalam melaksanakan proses pembelajaran di kelas/  laboratorium/ lapangan

·         Menerapkan berbagai macam metode pembajaran

·         Menerapkan berbagai teknik evaluasi proses dan hasll  pembelajaran

2.      Guru dalam membuat, mengelola dan menggunakan media  pendidikan dan pembelajaran

3.      Guru dalam memanfaatkan hasil penilaian untuk perbaikan mutu  pendidikan

4.      Guru dalam mengolah dan menganalisis data hasil penilaian

5.      Guru dalam melaksanakan penelitian tindakan kelas

 

Melalui berbagai kegiatan pembelajaran /  pelatihan / diskusi / dll yang dapat  dilakukan bagi para guru, dalam waktu  yang relatif terbatas

·         Lokakarya

·         Pelatihan

·         Diskusi Kelompok Kecil

·         Forum Diskusi

·         Kerja kelompok

·         dan lain-lain

 

 

Contoh PTS

No

Apa yang mau ditingkatkan mutunya..

Bagaimana tindakan yang akan  dilakukan kepala sekolah..

Siapa yang akan  ditingkatkan

1

Kemampuan Guru dalam Melaksanaan  Metode Demonstrasi disertai Tugas  Terstruktur

Melalui Pelatihan

Guru Fisika

2

Mutu Guru dalam Mengevaluasi Hasil  Belajar Siswa

Melalui Lokakarya

Guru Matematika

3

Kemampuan guru dalam Menyusun  RPP

Melalui Workshop

Guru Bahasa Inggris

 

Contoh PTKP

No

Apa yang mau ditingkatkan ?

Bagaimana tindakannya ?

Siapa yang akan  ditingkatkan?

1

Guru dalam memanfaatkan hasil  penilaian untuk perbaikan mutu  pendidikan

Melalui Focus Group Discission  (FGD)

Guru SD

2

Membuat, mengelola dan  menggunakan media pendidikan dan  pembelajaran

Melalui Kerja Kelompok  Laboratorium

Guru SMA

3

Kemampuan guru dalam  melaksanakan penelitian

Melalui Lokakarya Intensif  Terstruktur

Guru Bahasa Inggris

 

Contoh Judul PTS

No

Judul PTS

Penulis

1

Berlatih Bersama Sebagai Strategi Alternatif Peningkatan Kemampuan Guru  dalam Menyiapkan Administrasi Kelas di SMKN 1 Kota Mataram

Puguh, Muhammad

2

Usaha Meningkatkan Kemampuan Guru Mata Pelajaran Kewirausahaan dalam  Menyusun RPP melalui Workshop di SMKN 1 Kota Mataram

Sampir,

3

Peningkatan Kemampuan Tenaga Administrasi Sekolah dalam Membuatan Surat  Dinas Melalui Pendampingan Terstruktur di SMKN 1 Kota Mataram

Sukardi,

 

7.      MENYUSUN USULAN PENELITIAN TINDAKAN

8.      Menyusun Usulan

·         Judul Penelitian

·         Bab Pendahuluan: (a) Latar Belakang Masalah (b) Perumusan Masalah, (c) Tujuan  dan Kemanfaatan Hasil Penelitian (terutama: potensi untuk memperbaiki atau  meningkatkan kualitas isi, proses, masukan, atau hasil pembelajaran dan/atau  pendidikan).

·         Bab Kajian / Tinjauan Pustaka yang menguraikan kajian teori dan pustaka yang  menumbuhkan gagasan yang mendasari usulan rancangan penelitian tindakan

·         Bab Metode Penelitian yang menjelaskan tentang Rencana dan Prosedur  Penelitian (terutama: prosedur diagnosis masalah, perencanaan tindakan,  prosedur pelaksanaan tindakan, prosedur observasi dan evaluasi, prosedur  refleksi hasil penelitian).

·         Jadwal, Daftar Pustaka

C.    Prinsip dalam Menilai KTI

·         KTI harus mendukung ketercapaian tujuan kegiatan  pengembangan profesi

·         KTI harus tersaji dalam format keilmuan (ilmiah)

·         KTI pengembangan profesi bukan SKRIPSI, TESIS atau  DESERTASI

D.    Kriteria KTI bagi Guru dan KS (APIK)

§  ASLI (Original), karya tulis ilmiah populer yang dihasilkan harus merupakan produk asli guru (penulis) dan sesuai dengan bidang studi/mata pelajaran/mata diklat yang diampu, dan tempat bekerja.

§  PENTING DAN BERMANFAAT (Useful), karya tulis ilmiah populer yang dihasilkan guru harus dirasakan manfaatnya secara langsung oleh guru dalam peningkatan kualitas pembelajaran pelatihan sehari-hari.

§  ILMIAH (Scientific), karya tulis populer yang dihasilkan guru harus disusun secara ilmiah, sistematis, runtut, dan menggunakan bahasa populer, sesuai persyaratan penulisan karya ilmiah.

§  KONSISTEN (Concistency), karya tulis ilmiah populer yang dihasilkan guruharus memperlihatkan keajegan dan konsistensi pemikiran yang utuh, baik secara keseluruhan maupun hubungan antar bab/antar bagian dalam karya tulis yang disajikan.

 

E.     KRITERIA POKOK SETIAP JENIS KARYA TULIS ILMIAH

§  Ada “MASALAH” pokok yang dijadikan dasar penulisan, dan masalah tersebut sesuai atau menyangkut kegiatan pembelajaran/pelatihan yang dilaksanakan gurusehari-hari.

§  Ada “TEORI ATAU KAJIAN PUSTAKA” yang mendukung upaya pemecahan masalah yang dihadapi.

§  Ada “METODOLOGI/STRATEGI” yang dilakukan secara runtut dalam upaya pemecahan masalah yang dihadapi.

§  Ada “DATA/FAKTA” yang mendukung pembahasan masalah yang dihadapi.

§  Ada “ALTERNATIF PEMECAHAN” yang dikemukakan atau dibahas untuk solusi masalah yang dihadapi.

§  Ada “KESIMPULAN DAN REKOMENDASI” yang dikemukakan berdasarkan analisis data terhadap upaya pemecahan maslaah yang dihadapi.

§  Ada Referensi atau sumber pustaka pendukung yang disusun secara runtut.

F.     KTI TIDAK ASLI

1.      Data yang tidak konsisten, lokasi, nama sekolah, dan data yang dipalsukan, lampiran yang tidak sesuai, dan lain-lain.

2.      Waktu pelaksanaan PTK yang tidak wajar

        KTI yang dibuat dalam waktu yang berbeda mempunyai kesamaan mencolok satu dengan yang lain.

        KTI sangat mirip skipsi, tesis atau desertasi (yang sangat mungkin karya orang lain, atau karya yang bersangkutan).

        KTI yang umumnya berasal dari daerah yang sama, sangat mirip.

 

Mengapa KTI tidak ASLI?

• Tidak sedikit, merupakan JIPLAKAN, atau DIBUATKAN

• Ada biro jasa “membuatkan”

BENARKAH : isi KTI boleh apa saja asal masih dalam lingkup pendidikan. Tidak benar

Untuk KEPALA SEKOLAH hal yang dibahas dalam KTInya :

harus berkaitan dengan kegiatan profesionalnya sebagai Kepala sekolah yang terkait dengan proses

kepemimpinannya dalam mengembangkan/memperbaiki kualitas sekolah

CONTOH YANG DITOLAK…

No

Judul

Intisari isi

Alasan penolakan dan saran yang

diberikan

1

Memba-ngun karakter bangsa melalui kegiatan ekstra kurikuler.

Mendiskripsikan berbagai upaya guna membangun karakter bangsa.

Masalah yang dikaji terlalu luas tidak berkaitan dengan permasalahan nyata yang tugas dan tanggung jawab

Kepala sekolah. Hanya berupa

“kliping” berbagai pendapat.

2

Dalam rangka HUT PGRI guru bertanggung jawab untuk meningkatkan mutu pendidikan Indonesia

Memaparkan berbagai pendapat pakar tentang tanggung jawab guru dalam peningkatan mutu pendidikan.

Masalah yang dikaji terlalu luas tidak berkaitan dengan permasalahan dan tugas kepala sekolah.

Disarankan membuat KTI baru yang berfokus pada kegiatan nyata berkait dengan tugas dan tanggung jawab kepala sekolah.

3

Dalam rangka HUT PGRI guru bertanggung jawab untuk meningkatkan mutu pendidikan Indonesia

Memaparkan berbagai pendapat pakar tentang tanggung jawab guru dalam peningkatan mutu pendidikan.

Masalah yang dikaji terlalu luas tidak berkaitan dengan permasalahan dan tugas kepala sekolah.

Disarankan membuat KTI baru yang berfokus pada kegiatan nyata berkait dengan tugas dan tanggung jawab kepala sekolah.

 

Sekian Dulu paparan singkat mengenai Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) semoga dapat membantu dan menjadi referensi. Jika berkenan share atau tuliskan komentar Anda.

 

 

Previous
Next Post »