Langkah-Langkah Pendekatan Flipped Classroom

Langkah-Langkah Pendekatan Flipped Classroom

Pendekatan pembelajaran mengacu pada filosofi atau kerangka kerja yang menjadi dasar dalam menyusun strategi pembelajaran. Ini mencakup prinsip-prinsip umum dan keyakinan tentang bagaimana siswa belajar dan bagaimana guru seharusnya mengajar. Pendekatan pembelajaran seringkali lebih abstrak dan holistik dibandingkan dengan metode pembelajaran.

Flipped classroom adalah sebuah pendekatan pembelajaran di mana tradisi peran guru dan siswa dalam kelas dibalik. Sebagai seorang pengajar, Anda mungkin sudah tahu bahwa dalam pendekatan ini, siswa memperoleh materi pembelajaran dasar di rumah melalui bahan bacaan, video, atau sumber belajar online sebelum datang ke kelas. Saat di kelas, waktu digunakan untuk mendiskusikan, menerapkan, dan menjelaskan konsep-konsep yang lebih mendalam.

Berikut adalah langkah-langkah implementasi flipped classroom dengan jelas:

Langkah Langkah

Uraian Langkah

1

Pilih Materi yang Sesuai

Tentukan materi apa yang akan diajarkan dalam bentuk flipped classroom. Pastikan materi ini memiliki tingkat kompleksitas yang sesuai dengan kemampuan siswa.

2

Buat Konten Pembelajaran

Buat materi pembelajaran yang bisa diakses oleh siswa di luar kelas. Ini bisa berupa video pembelajaran, presentasi, bahan bacaan, atau sumber belajar online lainnya. Pastikan konten ini informatif dan mudah dipahami.

3

Bagikan Materi Sebelumnya

Bagikan materi pembelajaran kepada siswa sebelum pelajaran. Anda dapat menggunakan platform pembelajaran online atau email.

4

Berikan Tugas Persiapan

Sisipkan tugas yang harus diselesaikan siswa berdasarkan materi yang sudah diberikan sebelumnya. Tugas ini dapat berupa pertanyaan, latihan soal, atau refleksi singkat.

5

Diskusi dan Aktivitas Kelas

Saat di kelas, fokuskan pada diskusi, aktivitas, dan aplikasi praktis dari materi yang telah dipelajari siswa di rumah. Ini bisa berupa percobaan, studi kasus, atau proyek.

6

Bimbingan dan Klarifikasi

Selama kelas, berikan bimbingan kepada siswa yang membutuhkannya. Ini adalah waktu yang baik untuk menjawab pertanyaan dan memberikan klarifikasi tentang konsep yang mungkin belum dipahami siswa.

7

Evaluasi Pemahaman

Setelah diskusi di kelas, berikan penilaian untuk mengukur pemahaman siswa terhadap materi. Ini bisa berupa ujian, tugas, atau proyek.

8

Umpan Balik

Berikan umpan balik kepada siswa tentang kinerja mereka dan berikan panduan untuk perbaikan.

9

LIterasi

Selalu berusaha untuk meningkatkan materi dan metode pembelajaran Anda berdasarkan umpan balik siswa dan pengalaman Anda sendiri.

10

Mengukur Hasil

Tinjau hasil pembelajaran siswa untuk memastikan bahwa flipped classroom berhasil dalam meningkatkan pemahaman dan keterlibatan siswa.

 

Melalui Penerapan langkah-langkah ini, Anda dapat menciptakan pengalaman pembelajaran yang lebih interaktif dan mendalam bagi siswa Anda, sambil memberikan Anda sebagai pengajar kesempatan untuk lebih fokus pada bimbingan dan pemahaman individu siswa.

BACA JUGA: Manfaat Teknologi AI Dalam Pendidikan

Contoh Penerapan pendekatan Flipped classroom untuk materi kimia kelas 10 SMA

Materi: Struktur Atom.

Langkah 1: Pengenalan Materi. (Pilih Materi yang Sesuai)

- Awali dengan menjelaskan bahwa semua materi terdiri dari atom sebagai unit dasarnya.

Contoh: Jelaskan bahwa sebuah meja, sebuah buku, atau bahkan manusia terbentuk dari berjuta-juta atom yang sangat kecil.

 

Langkah 2: Komponen Atom. (Buat Konten Pembelajaran)

- Jelaskan komponen-komponen utama dari atom, yaitu proton, neutron, dan elektron.

Contoh: Gambarkan atom dengan inti (proton dan neutron) yang memiliki muatan positif di tengah dan elektron yang mengelilinginya dengan muatan negatif.

 

Langkah 3: Struktur Inti Atom. (Bagikan Materi Sebelumnya)

- Terangkan bahwa proton dan neutron terdapat dalam inti atom, sementara elektron berada dalam orbital yang mengelilingi inti.

Contoh: Gambarkan orbit elektron sebagai lapisan berbentuk seperti cincin yang berjarak dari inti atom.

 

Langkah 4: Muatan dan Massa Atom. (Berikan Tugas Persiapan)

- Ajarkan bahwa proton memiliki muatan positif, neutron netral, dan elektron muatan negatif. Diskusikan pula perbedaan massa antara proton, neutron, dan elektron.

Contoh: Berikan informasi bahwa proton dan neutron memiliki massa hampir sama, sedangkan massa elektron jauh lebih kecil.

 

Langkah 5: Model Atom Bohr.( Diskusi dan Aktivitas Kelas)

- Perkenalkan model atom Bohr, yang menggambarkan elektron dalam orbit tetap dengan energi tertentu.

Contoh: Gambarkan beberapa lapisan orbital dengan jumlah elektron yang berbeda pada masing-masingnya, sesuai dengan energi yang dijelaskan oleh model Bohr.

 

Langkah 6: Kuantisasi Energi. (Bimbingan dan Klarifikasi)

- Jelaskan konsep kuantisasi energi dalam atom, yaitu bahwa elektron hanya dapat memiliki energi yang diskrit, bukan energi kontinu.

Contoh: Gunakan diagram energi untuk menggambarkan bagaimana elektron dapat melompat antara orbital yang berbeda dengan menyerap atau melepaskan energi.

 

Langkah 7: Latihan Soal. (Evaluasi Pemahaman)

- Berikan latihan soal yang meminta siswa untuk mengidentifikasi komponen atom, menghitung jumlah proton, neutron, dan elektron dalam suatu atom, atau menjelaskan perbedaan antara dua atom berdasarkan struktur atom mereka.

Contoh: Ajukan pertanyaan seperti "Berapa jumlah proton dalam atom karbon?" atau "Apa perbedaan antara atom hidrogen dan atom helium dalam hal struktur atom?"

 

Langkah 8: Demonstrasi Model Atom. (Umpan Balik dan Literasi)

- Jika memungkinkan, lakukan demonstrasi model atom sederhana menggunakan model bola dan stik atau perangkat lain yang dapat membantu siswa memvisualisasikan struktur atom.

 

Langkah 9: Penilaian. (Mengukur Hasil)

- Gunakan berbagai bentuk penilaian, seperti ujian, tugas, atau proyek, untuk mengevaluasi pemahaman siswa tentang struktur atom.

 

Dengan mengikuti langkah-langkah ini, Anda dapat memberikan pemahaman yang komprehensif tentang struktur atom kepada siswa kelas 10. Pastikan untuk menggambarkan konsep dengan jelas dan memberikan contoh yang relevan untuk membantu siswa memahami materi dengan baik. Semoga ini membantu dalam pekerjaan Anda sebagai pengajar atau persiapan bagi Anda yang sedang belajar.

 

 

Previous
Next Post »