Mengenali Alergi dan Pencegahannya


Mengenali Alergi dan Pencegahanya

Penyakit alergi adalah penyakit yang bisa dialami oleh siapa saja dan mengganggu kita baik pria, wanita, tua, muda, bayi, orang lanjut si kaya maupun si miskin.

Penyakit ini cukup mengganggu dan populer tidak hanya karena menyerang semua lapisan masyarakat seperti yang saya sebutkan diatas, tetapi karena jenisnya atau bentuknya yang beraneka ragam dan menimbulkan gejala atau akibat yang merepotkan /mengganggu kehidupan sehari – hari, serta sifatnya yang sering kumat kumatan dan sukar disembuhkan.

Menurut Von Pirguet (1906)dalam Sukotjo Danusukarto (1989 : 219), mengatakan bahwa kata alergi berarti suatu keadaan sensitif terhadap sesuatu bahan berbeda dari keadaan normal, keadaan sensitif ini bisa lebih atau kurang dari reaksi pada umumnya.
Tetapi kemudian hingga sekarang, kata alergi hanya digunakan untuk keadaan sensitif yang berlebihan ( hiper sensitive)
Bentuk dan Jenis Alergi

Bentuk atau jenis penyakit alergi ini bisa berupa biduran di kulit, bintik – bintik merah pada kulit, bibir bengkak, mata kemerahan, kelopak mata bengkak, pilek (rhinitis allergica) ekstrim, kulit kemerahan, sariawan, penyempitan saluran pernapasan, pembengkakan selaput lendir rongga hidung, mulut dan saluran pernapasan, dan lain – lainnya.
Kadang – kadang alergi ini tidak nampak tetapi sangat mengganggu, misalnya rasa gatal yang sangat di kulit, padahal di kulit tersebut tidak ada perubahan sama sekali.

Alergi Pada Mata

Gejala – gejala terjadinya Alergi

Penyakit ini memberikan gejala yang berbeda – beda tergantung kepada bagian tubuh yang terserang alergi.
Keluhan atau gejala tersebut dapat berupa rasa seperti ditusuk – tusuk di kulit, rasa gatal – gatal, pedih, rasa panas, pilek, hidung tersumbat, tenggorokan selalu berlendir, sesak nafas, batuk, telinga gembrebeg, perut mulas, muntah, mencret, keputihan, nyeri sewaktu kencing, pusing sakit kepala, dan lain – lainnya.

Bahan / Penyebab terjadinya Alergi

Sebab –sebab dan bahan – bahan yang dapat menimbulkan alergi tergolong banyak sekali, contoh dalam kehidupan sehari – hari seperti minuman, pakaian, bulu binatang, udara, debu, kosmetik obat obatan, tanaman, bahan kimia, ( minyak tanah, bensin, olie, cat), obat nyamuk sabun mandi/cuci, gigitan serangga dan lain – lainya.

Sehingga para ahli mengatakan bahwa penyakit Alergi adalah musuh keluarga. Karena siapa saja bisa terkena alrgi dan penyebanya ada dimana – mana. Untunglah bahwa jumlah penderita alergi ini tidak sampai 10% dari jumlah penduduk.

Alergi Pada Bibir Karena Obat

Faktor lain penyebab alergi bisa jadi karena faktor keturunan, walaupun bukan penyakit keturunan. sebagian karena faktor bawaan. Namun banyak juga yang disebabkan karena mengkonsumsi obat.

Berikut ini obat – obatan yang dapat menyebabkan alergi, seperti :

• Penisilin (berupa kapsul,tablet sirop, salep kulit, salep mata)

• Sulfa (berupa tablet, tetes, dan bubuk)

• Tetrasiklin (berupa kapsul,tablet sirop, salep kulit, salep mata, krim, tetes mata, dan suntikan)

• Kloramfenikol (berupa kapsul, sirop, salep kulit, salep mata, tetes mata)

• Eritromisin ( berupa kapsul,tablet sirop )

• Paracetamol (berupa tablet, sirop )

• Acetasol (berupa tablet)

• Streptomisin (berupa kapsul,tablet ,sirop, suntikan)

• Baralgin (berupa tablet dan suntikan)

Bahkan ada obat yang biasa digunakan untuk mengobati alergi menimbulkan alergi., walaupun biasanya alergi obat ini lebih bersifat individual, artinya antara satu orang satu dengan yang lainnya berbeda – beda.

Pencegahan dan Pengobatan Alergi

Pencegahan penyakit alergi ini sebenarnya mudah asalkan kita mengetahui zat atau bahan – bahan yang menimbulkan alergi (alergent). Bila alergen ini bisa kita hindari maka alergi tidak akan terjadi.

Namun dalam prakteknya sering kali sulit, karena kita sering tidak mengetahui alergi tersebut. Sebagai contoh kasus :” Ada seorang ibu yang menderita eksim di bibirnya. Bertahun – tahun diobati tidak bisa sembuh dan selalu kumat, dicari alergennya juga tidak ketemu. Setelah bertahun – tahun di cari baru ketahuan bahwa suaminya memakai obat berupa krim penyubur kumis, dan ternyata krim inilah yang menyebabkan alergi pada istrinya. Setelah krim ini tidak dipakai lagi maka lenyaplah eksim pada bibir ibu tadi tanpa harus diobati”.

Menghindari diri dari alergen kadang – kadang juga susah, walaupun kita mengetahui pasti alergen tersebut. Contoh lagi seorang yang alergi debu dalam rumah tangga akan selalu sulit menghindarinya, karena debu dalam ruang – ruang rumah tangga selalu berterbangan.

Dari semua uraian diatas dapat disimpulkan bahwa penyakit alergi dapat disembuhkan, tetapi perlu kesabaran, ketekunan dan rajin berobat. Walaupun kemungkinan untuk kumat lagi masih ada, terutama kalau terkena lagi bahan yang menimbulkan alergi tersebut.

Karena Alergi pada hakekatnya adalah reaksi yang ditimbulkan dari dalam tubuh yang berupa zat histamin, sehingga obat yang digunakan tersebut disebut Antihistamin.

Demikian penjelasan singkat tentang penyakit alergi dan pencegahanya semoga dapat bermanfaat dan membantu anda yang sering terkena alergi.
Kritik dan saran silahkan tuliskan di kolom komentar.

Baca Juga :


Seorang Pengajar Pada Sekolah Menengah Atas Di Jawa Tengah dan Penulis Free line Pada Blog.. Blog ini sebagai wujud sumbangsih pada dunia Pendidikan dan sebagai langkah nyata dalam membantu dan melengkapi sumber referensi bagi siapapun yang membutuhkannya. Siap Berbagi, Siap Belajar, dan Pembelajaran

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »